Wednesday, 23 November 2011

Pikun: Lupa Makan

Saking Pikunnya
Orang Juga Bisa Lupa Makan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Hubungan antara berat badan dan fungsi otak sudah lama menarik perhatian para ahli. Penelitian terbaru membuktikan bahwa orang gemuk lebih rentan pikun, tapi sebaliknya orang pikun malah cenderung semakin kurus karena sering lupa makan.

Fenomena yang saling berkebalikan ini disbeut dengan istilah "obesity paradox" atau paradoks orang gemuk. Di satu sisi kegemukan menyebabkan pikun, namun ketika sudah pikun risiko kegemukan justru berkurang dan berat badan cenderung semakin berkurang.

Kesimpulan bahwa orang gemuk lebih rentan pikun dibuktikan oleh para ahli dari Kansas University dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Neurology. Dikatakan dalam penelitian itu, orang yang gemuk di usia paruh baya cenderung akan terkena salah satu jenis penyakit pikun yakni Alzheimer.

Ketika seseorang sudah terkena Alzheimer, susunan saraf pusatnya mengalami perubahan sehingga fungsi otaknya juga terpengaruh. Gejala yang paling khas seperti halnya kepikunan yang lain adalah sering lupa, termasuk di antaranya adalah lupa makan.

"Sebenarnya belum jelas apakah turunnya berat badan adalah bagian dari Alzheimer, atau hanya efek samping dari penyakit tersebut. Namun ada hubungan antara keduanya," ungkap Dr. Anne Corbett yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (23/11/2011).

Kemungkinan lainnya menurut Dr. Corbett adalah, Alzheimer atau pikun membuat orang menjadi lebih banyak diam dan tidak beraktivitas. Sesuai sifat alamiahnya, otot jika tidak banyak digunakan akan menyusut sehingga secara keseluruhan akan mengurangi berat badan.

Apapun penyebab pastinya, Dr. Corbett menyarankan agar orang-orang yang mulai memasuki usia paruh baya untuk menjaga berat badan. Meski terbukti pikun bisa mengurangi berat badan, namun tentunya tidak ada yang ingin mengalami kerusakan sel-sel otak dulu baru bisa kurus. (up/ir).

No comments:

Post a Comment

Silahkan anda komentar, namun secara santun & dengan tidak melakukan komentar spam, terima kasih.