Saturday, 1 October 2011

Kesaktian Pancasila

Mengenang 7 Pahlawan Revolusi
Korban Kebiadaban G/30-S/PKI

Sekedar untuk mengenang Pahlawan Revolusi serta mengingatkan kita kembali, bahwa Bangsa ini pernah mengalami sejarah kelam masa lalu, dengan sesama anak negeri, khususnya dengan Partai Komunis Indonesia, yang terkenal dengan sebutan G/30-S/PKI. Dimana sejumlah peinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, disiksa dan bantai dengan penuh kebiadaban serta melampaui batas-batas rasa kemanusia oleh gerakan tersebut dan dibenamkan di dalam sumur tua di daerah Lubang Buaya. Diantaranya inilah korban-korban pembantaian tersebut, diantaranya :


 Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani (juga dieja Achmad Yani; lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 19 Juni 1922 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun) adalah seorang pahlawan revolusi dan nasional Indonesia. (Selengkapnya Klik disini)


Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman (lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, 4 Agustus 1918 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 47 tahun) atau lebih dikenal dengan nama S. Parman adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia. Ia meninggal dibunuh pada persitiwa G30S PKI dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. (Selengkapnya Klik disini).



Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto (lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 20 Juni 1920 – meninggal di Lubangbuaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 45 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Ia merupakan salah satu korban dalam G30SPKI dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. (Selengkapnya Klik disini).



Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 24 Januari 1924 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 41 tahun) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia yang terbunuh pada persitiwa G30S PKI. Ia dimakamkan di TMP Kalibata - Jakarta. (Selengkapnya Klik disini)



Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan (lahir di Balige, Sumatera Utara, 19 Juni 1925 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. (Selengkapnya Klik disini)


Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean (lahir di Jakarta, 21 Februari 1939 – meninggal di Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang korban pada peristiwa Gerakan 30 September dan merupakan pahlawan nasional Indonesia. (Selengkapnya Klik disini)


Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Karel Satsuit Tubun, (lahir di Maluku Tenggara, 14 Oktober 1928 – meninggal di Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 36 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah seorang korban Gerakan 30 September pada tahun 1965. Ia adalah pengawal dari J. Leimena. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Dikarenakan dia adalah korban Gerakan 30 September, maka dia diangkat menjadi seorang Pahlawan Revolusi. (Selengkapnya Klik disini)


Sumber : Wikipedia.com

1 comment:

  1. smoga baktinya, perjuangannnya kepada NKRI selalu dikenang oleh kami para penerus, dan smoga mereka tenang disisiNya,,,bravo buat jend yani, pandjaitan, suprapto, s. parman., haryono, sutoyo, dan si ganteng pierre tendean doa kami menyertaimu...aminnn!!

    ReplyDelete

Silahkan anda komentar, namun secara santun & dengan tidak melakukan komentar spam, terima kasih.