Wednesday, 29 June 2011

Canggih Dinamis Estetis


The Steampunk Bible
Kuno Justru Canggih, Dinamis & Estetis
Jeff VanderMeer dan SJ Chambers



Pernah menyaksikan film Sherlock Holmes dan terpikat dengan alat-alat yang ia miliki? Apa yang ada itu menyerupai alat-alat era kejayaan mesin uap masa victorian. Kesannya alih-alih kuno justru canggih, dinamis, sekaligus estetis. Karya-karya ini kemudian diistilahkan dengan “steampunk”, dan tanpa disadari tersemat dalam film-film fiksi ilmiah, bahkan sastra, komik, musik dan fashion.

Walau sudah muncul pada film-film Hollywood era tahun 1980-an, tak banyak yang menyusun sejarah  seni ini selakyaknya seni-seni yang sudah popular. Kondisi tersebut memancing Jeff VandesMeer dan SJ Chambers untuk mengumpulkan segala hal yang termasuk sejarah steampunk ke dalam buku tebal berjudul lengkap The Steampunk Bible : An Illustrated Guide to the Word of Imaginary Airships, Corsets and Goggles, Mad Scientists, and Strange Literature.

VanderMeer dan Chambers akan mengajak kita menelusuri akar dalam karya Jules Verne dan HG Wells. Para pengikut dari seni steampunk merayakan kehebatan para penemu sebagai seorang seniman sekaligus pahlawan. Steampunk juga dihadirkan untuk membangkitkan, betapa menariknya dari sebuah penemuan dan membuatnya ulang sesuai keinginan. Steampunkpun menyuguhkan pola pikir do-it-yourself (DIY) dalam menjalani masa depan sekaligus mengapresiasi teknologi lawas yang mungkin sekarang sudah punah.

No comments:

Post a Comment

Silahkan anda komentar, namun secara santun & dengan tidak melakukan komentar spam, terima kasih.