Thursday, 28 October 2010

Merapi Meletus


Merapi memasuki fase erupsi sejak Selasa sore, dan meletus 17.02 Waktu Indonesia Barat.

 
VIVAnews - Gunung Merapi akhirnya meletus Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 Waktu Indonesia Barat.

Belasan orang menjadi korban, termasuk rekan kami, redaktur VIVAnews, Yuniawan Nugroho yang kembali naik ke atas gunung demi membujuk juru kunci Merapi, Mbah Maridjan turun. Editor senior ini memang sudah lama mengenal Mbah Maridjan. Jelang letusan Merapi tahun 2006, Wawan juga bersama Mbah Maridjan di rumahnya.

Seperti diinformasikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Merapi memasuki fase erupsi sejak Selasa sore.

Berikut kronologis letusan Gunung Merapi yang terjadi Selasa sore hingga menjelang malam.
  1. Pukul 17.02 mulai terjadi awanpanas selama 9 menit
  2. Pukul 17.18 terjadi awanpanas selama 4 menit
  3. Pukul 17.23 terjadi awanpanas selama 5 menit
  4. Pukul 17.30 terjadi awanpanas selama 2 menit
  5. Pukul 17.37 terjadi awanpanas selama 2 menit
  6. Pukul 17.42 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
  7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo
  8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara dentuman
  9. Pukul 18.16 terjadi awan panas selama 5 menit
  10. Pukul 18.21 terjadi awan panas besar selama 33 menit
Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi
Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda
Luncuran awan panas mengarah kesektor  Barat-Barat Daya dan sektor Selatan Tenggara.

Status Gunung Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010.

Pada 21 Oktober 2010 status Merapi menjadi Siaga, dan kemudian Awas, terhitung sejak 25 Oktober 2010.

Berikut adalah photo-photo akibat letusan Gunung Merapi.










Sumber Artikel

No comments:

Post a Comment

Silahkan anda komentar, namun secara santun & dengan tidak melakukan komentar spam, terima kasih.